HARU, PERPISAHAN KEPALA SMA NEGERI KOLANA
Kami ingat cara berdiri di kelas
Tapi lupa cara melepas.
Kami tahu waktu ini akan datang
Tapi tak satu pun yang lapang.
Begitulah kata-kata yang cocok untuk menggambarkan suasana hati guru-guru SMA Negeri Kolana saat ini.
Hari ini selasa 21 Desember 2021, pukul 09:00 WITA, telah dilaksanakan pembagian laporan hasil belajar peserta didik yang dipadukan dengan acara perpisahan dengan Kapala SMA Negeri Kolana, Ibu Siti Nurul Aini Syaban, S.Si, M.Pd. yang akrap disapa bu Aini, Dalam masa baktinya 2019-2021.
Ibu Siti Nurul Aini Syaban, S.Si, M.Pd, memulai masa jabatannya sebagai Kepala SMA Negeri Kolana terhitung tanggal 12 April 2019-17 Desember 2021.
Bertempat di gedung SMA Negeri Kolana, di dalam ruangan yang tidak terlalu besar itu, Kepala sekolah, ketua komita, guru-guru, siswa, serta undangan orang tua siswa, semuanya telah siap untuk memulai rangakian acara pembagian laporan hasil belajar siswa SMA Negeri Kolana, semester ganjil (satu), tahun pelajaran 2021/2022.
Acara hari ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan namun juga haru karena bersamaan dengan perpisahan Kepala Sekolah.
Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua komite, dan kesempatan ke dua diberikan kepada Kepala Sekolah. Seperti biasa dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan hal-hal berkaitan dengan perkembangan peserta didik. Dalam sambutan itu kepala sekolah menyampaikan bahwa "tanggung jawab pendidkan bukan dari guru saja tapi merupakan tanggung jawab kita bersama".
Ia juga menyampaikan secara resmi menyangkut kepindahannya dari SMA Negeri Kolana. "Saya harap dukungan yang selama ini saya lihat untuk mau mendukung anak-anak untuk berhasil, itu juga yang diberikan untuk kepala sekolah yang baru", tegasnya.
Dilanjutkannya, "Saya menjadi kepala sekolah pertama kali, dan SMA Negeri Kolana adalah tempat tugas saya yang pertama, saya banyak belajar di sini. Di awal tugas, saya langsung dihadapkan dengan tugas yang berat yaitu akreditasi Sekolah. Bersama-sama dengan guru, kami bekerja keras untuk bagaimana proses pembelajaran, dan persiapan dokumen akreditasi harus tetap berjalan".
Di akhir dari sambutannya Ia menyampaikan permintaan maaf, "Saya minta maaf karena belum banyak yang bisa saya lakukan untuk SMA Negeri Kolana, tetapi yang saya lakukan ini masih menjadi harapan yang saya titipkan pada bapak ibu guru, dan orang tua di sini".
Setelah itu dilanjutkan dengan pengalungan kain sarung adat Kolana yang diwakili oleh mama komite.
Selempang pertama perwakilan dari orang tua oleh bapak Musa Malaikosa. Selempang ke dua perwakilan dari dewan guru oleh Bapak Aleksander Berimau, S.Pd.K. Selempang ke tiga, ke empat, dan ke lima perwakilan dari siswa, diberikan oleh Cornelia Dude perwakilan kelas XII, Sarce Lapuisali perwakilan kelas XI, dan Marly Tisna Naitboho perwakilan dari kelas X.
Pesan kesan orangtua, disampaikan oleh bapak Welem Plaituka. Ia menyampaikan suara hati dari orang tua demikian, "kami belum siap melepas ibu, karena di singkat waktu selama ibu di sini kami melihat ada banyak perubahan bagi anak-anak kami." Ia berharap agar meski sudah di tempat tugas yang baru tapi tali silaturahmi tetap terjaga.
Suasana menjadi haru ketika penyampaian pesan dan kesan oleh guru-guru yang diwakilkan oleh Bapak Aleksander Berimau, S.Pd.K. Ia menyampaikan suara hati dari semua guru-guru SMA Negeri kolana. "Banyak hal yang kami dapat dari mama, kami berdiri di sini sebagai guru, tapi mama datang sebagai guru bagi kami. Hati seorang ibu, hati seorang pemimpin, semuanya ada pada mama. Kalau disuruh memilih, maka kami akan memilih mama tetap berada di sini. Tapi semua ini sudah menjadi keputusan pemerintah sehingga kami pun hanya bisa menerima". Setiap kata-kata yang disampaikan diiringi dengan suara yang terbatah menahan air mata, begitu juga dengan guru-guru yang secara diam-diam menyeka pipi agar terlihat tegar.
Tak dapat digambarkan lagi suasana saat itu. Mengapa tidak, sosok seorang ibu yang begitu perhatian kepada siswa dan juga guru-guru itu harus bepindah tempat tugas.
Acara dilanjutkan dengan pembagian Laporan Hasil Belajar Siswa dan ditutup dengan doa.
Selanjutnya dilakukan foto bersama orangtua siswa dan Kepala Sekolah, guru-guru, dan siswa.
"Perpisahan hanyalah bagi mereka yang mencintai dengan mata, tetapi bagi yang mencintai dengan hati dan jiwa, kebersamaan itu akan tetap ada."
Selamat bertugas di tempat yang baru!
Kolana, 21 Desember 2021

Comments
Post a Comment